4 Cara Mengatasi Obesitas pada Anak

Mengatasi obesitasObesitas merupakan dampak dari penimbunan lemak dalam tubuh yang menyebabkan kelebihan berat badan.

Obesitas ini dapat terjadi pada segala usia dan tidak mengenal gender.

Penderita obesitas umumnya lebih banyak diderita oleh wanita dibanding dengan kaum pria. Hal ini disebabkan oleh pola makan dan diet yang kurang sehat.

Penimbunan lemak yang berlebihan pada wanita biasanya terlihat jelas pada bagian bokong dan pinggul wanita sementara pada pria biasanya terjadi pada bagian perut.

Selain karena diet yang kurang tepat, obesitas juga disebabkan oleh faktor genetika. Namun apapun penyebab obesitas ini yang jelasnya sangat merugikan.

Obesitas pada anak akan menimbulkan berbagai macam dampak baik dampak psikologis maupun kesehatan pada anak. Dampak psikologis pada anak yang obesitas seperti hilangnya kepercayaan diri anak dan dapat menyebabkan depresi/ kecemasan. Dari sisi kesehatan, obesitas dapat menyebabkan diabetes setelah dewasa nantinya dan juga rentan terhadap penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi). Dalam tingkat yang lebih parah, obesitas dapat memicu stroke dan serangan jantung.

READ:  10 Cara Mengatasi Anak Yang Malas Makan

Untuk mengetahui bahwa kita tergolong obesitas atau tidak, kita dapat menimbang berat badan terlebih dahulu. Jika berat badan kita berada dikisaran 20-40% dari berat ideal maka kita tergolong menderita obesitas ringan. Untuk kelebihan berat badan sekitar 41-100% dari berat ideal badan, maka hal ini dikategorikan sebagai obesitas sedang. Jika kelebihan berat badan > 100% , hal ini menunjukkan bahwa tubuh kita mengalami obesitas berat.

4 Cara mengatasi obesitas pada anak

Diet yang tepat
Menyediakan makanan bergizi dan makanan ringan. Sajikan buah-buahan dan sayuran saat makan, dan ajarkan anak tentang makanan sehat dan membiarkan mereka memilih makanan sehat pilihan mereka.

Berolahraga.
Biarkan anak bermain di luar dengan anak-anak lainnya. Beolah raga merupakan cara terbaik untuk mencegah dan mengatasi obesitas mereka.

READ:  Cara Menghadapi Anak yang Sering Memukul

Batasi menonton TV.
Menonton TV telah dikaitkan dengan obesitas, terutama selama hari kerja. Orang tua harus membatasi anak untuk menonton TV hingga berjam-jam lamanya agar mereka dapat beraktivitas yang bisa menurunkan berat badan mereka.

Istirahat yang cukup.
Pastikan anak mendapatkan tidur yang cukup. Pada anak-anak usia 6 sampai 9 membutuhkan tidur malam sekitar 10 jam lamanya. Untuk anak-anak usia 9 sampai 12 tahun memerlukan tidur sekitar 9 jam. Sementara pada usia remaja, tubuh memerlukan istirahat sekitar 08-09 jam.
Obesitas dapat terjadi pada siapa saja yang tidak mengontrol diet mereka. Obesitas juga anak dapat menimbulkan dampak psikologis dan bisa mengganggu kesehatan.

Beberapa penyakit yang berhubungan dengan obesitas seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung hingga stroke. Oleh karena itu hindarkan obesitas pada diri anak, semoga 4 cara mengatasi obesitas pada anak dapat membantu dalam mengembalikan berat normal badan anak.