Cara Menyapih Anak dengan Baik

cara mudah menyapih bayiMenyusui bayi sangat penting artinya untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi anda. Menyusui anak minimal selama 2 tahun.

Dalam ajaran islam sendiri,lama untuk menyususi anak hingga usia 4-5 tahun jika kondisi kesehatan ibu memungkinkan.

Namun seiring dengan pertambahan usia anak, terkadang mereka segera berhenti menyusui dengan sendirinya setelah mereka mengenal makanan sebagaimana layaknya makanan orang dewasa.

Pada beberapa anak lainnya sangat sulit untuk berhenti menyusui dengan sendirinya. Hal inilah terkadang membuat ibu sering berfikir untuk menemukan ide yang tepat untuk segera menyapih anak.

Cara menyapih anak dengan baik tanpa membuat anak depresi ataupun rewel, mungkin ada baiknya untuk mempertimbangkan minuman pengganti ASI seperti beralih pada susu formula yang tepat untuk usia anak anda.

Berikut adalah beberapa tips untuk membantu menyapih bayi anda dengan baik

• Menyapih anak tidak dengan berhenti secara total menyusui, tetapi sebaiknya secara berangsur-angsur.
• Jika bayi anda lebih dari enam bulan, para ahli menyarankan padanya sipper, bukan botol. Cobalah memilih sipper yang lembut dan fleksibel untuk kesehatan gusi, lidah dan bibir bayi anda.

READ:  Cara Mengatasi Flu dan Pilek Pada Anak

• Jika balita sudah mengerti bahasa ibu, cobalah untuk membujuk anak agar menerima batasan tempat untuk menyusui dengan mengatakan bahwa anda hanya menyusui di kursi ini atau pada saat tidur siang dan menjelang tidur malam dan atau hanya pada tempat tertentu lainnya.

Hal ini akan membiasakan balita anda untuk sedikit demi sedikit melupakan susuannya.

• Jika balita menerima nutrisi yang memadai dari makanan padat, Mungkin ini kesempatan terbaik untuk perlahan-lahan menyapih balita anda. Anda mungkin bisa menawarkan berbagai selera dan rasa dari beberapa makanan padat atau makanan pendamping bayi yang bisa membuatnya tertarik.

• Ketika anak sudah terbiasa dengan makanan padat
Menyapih adalah proses yang lambat dan bertahap, biarkan bayi anda berhenti dengan sendirinya jika hal ini tidak mengganggu bayi dan anda sendiri atau bayi anda lebih senang terhadap makanan padat daripada menyusu.

READ:  Mengungkap Misteri Penyebab Autisme Pada Anak

• Meningkatkan selera makan anak
Memberikan makanan padat bayi di piring cantik atau mangkuk dengan sendok khusus bayi untuk meningkatkan minat dan selera makan bayi pada makanan padat.

Anda juga bisa membiarkan dia bermain dengan mangkuk berwarna-warni dan sendok lembut saat ia sedang makan. Mungkin cara ini sangat baik untuk memulai menyapih bayi anda.

• Mintalah bantuan pada pasangan anda untuk selalu mengalihkan perhatian bayi agar bayi anda melupakan susunya.
• Jangan duduk di tempat di mana bayi anda sering disusui, hal ini untuk tidak mengingatkan bayi pada rutinitas.
• menyusui biasanya terjadi, dan menghindari mengenakan pakaian keperawatan.
• Jika anak mengadopsi kebiasaan seperti menghisap ibu jarinya, sebaiknya untuk sementara waktu jangan mencegah perilaku tersebut karena hal ini merupakan tahap penyesuaian diri dalam penyapihan.

READ:  5 Cara Meningkatkan Nafsu Makan Anak

Selain berusaha menyapih balita anda, beberapa pertimbangan lain untuk menunda menyapih anak disaat kondisi anak sedang kurang sehat.

Banyak pakar merekomendasikan menyusui dengan ASI selama mungkin jika kondisi ibu dan anak merasa nyaman. Disaat anak sedang dalam masa transisi dari menyusui, sangat penting bagi seorang ibu untuk melatih kesabaran, kasih sayang dan cinta pada anaknya.

Menyapih adalah bagian alami dari pengalaman menyusui dan dengan pertimbangan yang disarankan semoga akan menjadi pengalaman yang positif bagi ibu dan Balitanya.