Perawatan Kecantikan Untuk Wanita Hamil

perawatan kecantikan untuk ibu hamilSelama kehamilan, tubuh wanita mengalami perubahan fisik dan emosional karena perubahan hormon yang pada akhirnya mempengaruhi mod dan suasana hati mereka sendiri. Perubahan tersebut dapat mempengaruhi perkembangan janin dan kesehatan ibu hamil.
Perubahan hormonal tersebut juga sering mempengaruhi kecantikan utamanya pada kulit. Bisanya kulit akan mengalami kekeringan dan nampak kaku. Oleh karena itu perlunya perawatan kulit disaat menjalani kehamilan anda.

Beberapa perawatan kecantikan untuk wanita hamil

1. Perawatan stretch mark
Stretch mark atau striae gravidarum adalah garis-garis gelap pada kulit yang disebabkan oleh robeknya dermis akibat peregangan kulit yang berlebihan. Selain karena peregangan kulit pada ibu hamil, stretch ini juga dapat dipengaruhi oleh pubertas, binaraga, terapi pengganti hormon, dll.

READ:  4 Gejala Rematik yang Sering Menyerang para MANULA

Untuk mengatasi masalah striae gravidarum ini, anda bisa melakukan latihan atau senam khusus untuk ibu hamil, misalnya, tidur telentang dan kedua kaki diregangkan. Kedua lengan lipat di dada, angkat dada dan dan menahannya kurang lebih 5 detik. Ulangi cara ini secara berulang-ulang.

2. Lingkaran hitam di sekitar mata
Lingkaran hitam di sekitar mata (mata panda) ini biasanya disebabkan karena kurang tidur. Ibu hamil yang menderita insomnia juga sering mengalami Lingkaran hitam di sekitar mata.

Untuk mengatasi lingkaran hitam (mata panda) ini dengan menempelkan irisan mentimun disekitar mata panda anda, kantong teh celup yang dibasahi dengan air dingin dengan menempelkannya disekitar matajuga dapat mengembalikan warna kulit anda.

READ:  Cara Mengetahui Siklus Menstruasi Yang Normal

3. Pembengkakan anggota tubuh
Selama kehamilan, Pembengkakan pada salahsatu anggota tubuh adalah hal yang normal. Pengkakan ini biasanya terjadi pada pergelangan kaki, kaki, tangan atau wajah.
Untuk mengatasi pembengkakan ini dengan menempatkan kaki diatas bantal disaat anda tidur ataupun duduk. Hindari menyilangkan kaki, jangan terlalu lama duduk, hindari makanan yang asin-asin dan tingkatkan konsumsi makanan yang tinggi protein untuk mencegah retensi cairan.

4. Perubahan hormon
Perubahan hormon selama kehamilan juga dapat berkontribusi untuk pembentukan jerawat selama bulan pertama kehamilan. Peningkatan kadar hormon tersebut akan memproduksi minyak dari pori-pori yang dapat memicu munculnya jerawat.
Untuk mengatasi jerawat akibat perubahan hormon tersebut usahakan membersihkan kulit dari kotoran atau minyak alami kulit setidaknya pada pagi dan menjelang tidur anda.

READ:  Sering Minum Es Teh Dapat Menyebabkan Batu Ginjal

Menjalani kehamilan dapat memicu munculnya berbagai penyakit kulit dan terkadang mengurangi kecantikan kulit anda. Oleh karena itu pentingnya merawat kulit anda dan memenuhi nutrisi penting untuk kesehatan janin dan diri anda sendiri.