Nutrisi penting untuk perkembangan otak bayi

Semua ibu tentu mendambakan kehadiran bayi atau anak ditengah-tengah keluarga mereka. Kehadiran bayi akan menambah suasana keluarga semakin bahagia dan terasa lengkap, apalagi jika bayi yang dilahirkan tumbuh dan berkembang dengan sehat dan cerdas.

Untuk mendapatkan bayi yang sehat dan cerdas tentu saja dengan melengkapi semua nutrisi penting yang dibutuhkan oleh bayi baik sejak masih dalam kandungan hingga bayi dilahirkan.

Beberapa penelitian terbaru menunjukkan bahwa 70% perkembangan otak kanan bayi saat masih dalam rahim dan perkembangan otak kanan tersebut sangat dipengaruhi oleh beberapa nutrisi penting folat, kolin, asam lemak esensial dan zat besi.

Perkembangan otak bayi selama dalam kandungan maupun saat masih menyusui sangat tergantung dari konsumsi harian ibunya. Jadi peran ibu sangat penting dalam menentukan cerdas tidaknya bayinya kelak.

Untuk mengetahui nutrisi penting untuk perkambangan bayi anda mungkin ada baiknya untuk melihat nutrisi apa saja yang dibutuhkan otak tersebut dan dari mana sumber nutrisi tersebut.

READ:  Cara Menemukan Hobi Anak

Nutrisi penting untuk perkembangan otak bayi

1. Asam folat
Vitamin B9 atau yang biasa disebut asam folat merupakan vitamin yang dapat larut didalam air. Asam folat ini sangat penting dikonsumsi pada ibu hamil bahkan empat bulan sebelum para ibu merencanakan kehamilan mereka.

Manfaat asam folat ini bagi ibu hamil untuk mencegah terjadinya anemia (kurang darah), mengurangi risiko cacat tabung saraf (Neural Tube Defects) dan mempengaruhi perkembangan awal otak bayi.

Vitamin B9 atau asam folat ini ketika bekerja dengan vitamin B6 dan B12 serta nutrisi lain akan mengontrol kadar asam amino homocysteine. Tingginya kadar homosistein sangat berhubungan dengan penyakit jantung. Namun, para peneliti belum yakin apakah homosistein merupakan penyebab penyakit jantung atau hanya sebagai gejala yang menunjukkan seseorang mungkin memiliki penyakit jantung.

Beberapa hal yang dapat menyebabkan seseorang mengalami kekurangan asam folat seperti menderita penyakit radang usus, penyakit celiac (Gangguan pencernaan), alkoholisme dan beberapa obat berbahan kimia lainnnya.

READ:  Perkembangan Janin Usia18 hingga 21 Minggu

Kekurangan asam folat bisa menyebabkan terhambatnya pertumbuhan, peradangan pada lidah, radang gusi, kehilangan nafsu makan, sesak napas kelesuan, diare , pelupa dan kesehatan mental lainnya.

Sumber utama Vitamin B9 banyak terdapat pada sayuran berdaun seperti bayam, kacang polong, sereal dan beberapa jenis sayuran lainnya. Selain itu, vitamin B9 juga bisa ditemukan pada buah-buahan (jeruk, tomat dan kentang), telur dan hati.

2. Asam lemak esensial
Asam lemak esensial, seperti Omega-3 dan Omega-6 banyak terdapat pada ikan laut seperti ikan sardin dan ikan tuna. Selain itu, asam lemak esensial ini juga banyak ditemulan pada kerang, sayuran berdaun minyak kedelai dan lain sebagainya.

3. Zat Besi

Tingkat zat besi yang rendah akan mempengaruhi kinerja otak yang buruk sehingga para ibu hamil sangat disarankan untuk banyak mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung zat besi.
Sumber utama zat besi ini banyak ditemukan pada biji gandum, daging, ikan serta beberapa jenis sayuran berdaun.

READ:  5 Tips Dan Cara Mengasuh Anak Agar Tidak Bandel

4. Yodium
Yodium adalah nutrisi penting dalam sintesis hormon tertentu yang mengatur metabolisme, pertumbuhan dan perkembangan otak sehingga ibu menyusui sangat dianjurkan untuk memenuhi asupan gizi seperti makanan yang banyak mengandung yodium.

Sayangi bayi anda dengan memenuhi nutrisi yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan bayi anda. Cobalah mengkonsumsi nutrisi penting untuk perkembangan otak bayi agar bayi anda lahir sempurna dan kelak akan menjadi anak yang cerdas.