5 Fakta Minum Teh Pada Kesehatan

Manfaat Minum TehMinum teh hangat setiap pagi dan sore hari ternyata sangat banyak manfaatnya bagi kesehatan kita. Beberapa fakta menarik untuk diketahui tentang teh ini, bisa anda lihat seperti dibawah ini.

5 Fakta Minum Teh Pada Kesehatan

1. Bagaimana Teh Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan

Senyawa dalam tanaman Camellia sinensis dari semua jenis ( teh hitam, teh hijau, dan teh putih) memberikan dorongan metabolik ringan yang mampu membakar ekstra kalori antara 45 – 50 kalori per hari.

Dua senyawa teh lainnya seperti theaflavin dan thearubigins dapat memperlambat kenaikan berat badan. Peneliti Cina juga telah mengidentifikasi senyawa lain dalam teh yang disebut catechin, yang juga berkontribusi terhadap penurunan berat badan.

Salah satu minum teh untuk penurunan berat badan yaitu minum seduhan teh tanpa zat aditif seperti susu atau gula. Teh adalah pengganti soda, jus atau minuman lainnya yang tanpa kalori.

2. Bagaimana teh bisa menenangkan

Kafein dalam teh hitam dan hijau dapat berkontribusi untuk membuat anda tetap terjaga, meskipun anda tidak mengkonsumsi kopi. Senyawa lain yang disebut L-theanine, sebuah asam amino neurologis aktif yang dapat menembus penghalang darah ke otak sehingga memiliki efek langsung pada kemampuan anda untuk selalu fokus.

Teh hijau merupakan sumber utama dari L-theanine. Minum teh tiga sampai empat cangkir sehari telah terbukti memiliki efek menenangkan.

READ:  Bahaya Mendengkur, Penyebab dan Cara Mengatasinya

3. Bagaimana teh dapat memperbaiki kerusakan sel sebagai pemicu kanker.

Teh merupakan salah satu sumber terkaya dari flavonoid, senyawa antioksidan tanaman yang dapat membantu melawan kerusakan sel. Flavonoid ini membantu dalam mengatur siklus sel normal atau membangun kembali siklus sel yang rusak. Hal ini berarti bahwa flavonoid membantu memperbaiki kerusakan DNA yang dapat membuat sel-sel menjadi sel kanker, atau sinyal perbaikan sel dengan mendorong sel-sel abnormal untuk merusak dirinya sendiri sebelum mereka bereproduksi rampantly.

Teh hijau telah dikaitkan dalam studi penelitian untuk mengurangi risiko kanker payudara, kanker kulit, kanker paru-paru, kanker usus, kanker ovarium, dan kanker kandung kemih.

Teh hitam telah menunjukkan manfaat yang sama dalam berbagai studi kanker, tapi mengandung konsentrasi yang lebih rendah dari antioksidan. (Teh hijau telah paling banyak dipelajari dalam hal pencegahan kanker dan merupakan sarang penelitian yang sedang berlangsung).

Teh hijau merupakan sumber catechin, antioksidan yang mungkin lebih kuat dari vitamin C dan vitamin E tentang kemampuannya untuk menghentikan kerusakan oksidatif. Teh juga memiliki konsentrasi yang lebih tinggi polyphenol (sejenis antioksidan yang bahkan lebih baik untuk memerangi radikal bebas yang menyebabkan kerusakan sel) dibandingkan polyphenol yang bersumber dari buah atau sayuran.

4. Bagaimana teh dapat mencegah patah tulang disaat postmenopause

READ:  Benarkah Teh Hijau Bisa Mengatasi Jerawat?

Para ilmuwan tidak sepenuhnya yakin bagaimana teh dapat melindungi mikroarsitektur tulang. Tapi ada bukti yang berkembang bahwa wanita usia 65-76 yang minum teh hitam memiliki tulang yang lebih kuat daripada yang tidak minum teh sama sekali.

Perempuan dan laki-laki di atas usia 50 yang sering mengkonsumsi teh hitam telah dikaitkan dengan rendahnya risiko patah tulang pinggul. Sering minum teh hijau cenderung memiliki tingkat terendah dari penyakit osteoporosis.

Beberapa ahli kesehatan merekomendasikan minum teh sebagai tindakan pencegahan bagi mereka yang premenopause atau yang berisiko osteopenia (penipisan tulang sebagai pemicu osteoporosis).

Berbagai jenis teh seperti hitam, oolong, hijau, dan putih. Teh hitam memiliki kafein yang tinggi sedangkan teh putih dan teh hijau mengandung antioksidan yang tinggi serta sedikit kafein.

Perbedaan antara empat jenis terletak pada pengolahan mereka. Teh putih diambil dan dikeringkan tanpa dibawah panas matahari. Teh hijau dipetik lalu dipanaskan (biasanya dikukus) dan kemudian dikeringkan. Teh hitam berjalan melalui langkah tambahan oksidasi, dan teh oolong sebagian teroksidasi.

5. Bagaimana teh dapat melindungi gigi dan gusi

Antioksidan catechin yang ditemukan dalam teh dapat membantu mengurangi peradangan dan menghambat pertumbuhan plak, melindungi gigi dan gusi. Teh juga mengandung beberapa fluoride yaitu substansi enamel pelindung pada gigi.

Sebuah studi dalam Journal of Periodontology 2009 yang melibatkan 940 pria Jepang yang memiliki usia antara 49-59 tahun yang secara teratur minum teh hijau memiliki gusi yang sehat daripada mereka yang kurang minum teh hijau.

READ:  Gejala Dan Penanganan Depresi Pasca Persalinan

Untuk secangkir teh hijau yang dikonsumsi setiap harinya akan mengalami penurunan tiga indikator utama dalam masalah periodontal. (Penyakit periodontal adalah penyakit peradangan kronis pada gusi dan tulang).

Teh hitam dan teh oolong dapat mempengaruhi enzim yang bertanggung jawab untuk mengubah gula yang menjadi bahan lengket pembentuk plak pada gigi. Teh hitam juga menghancurkan atau menekan pertumbuhan produksi asam dan bakteri penyebab gigi berlubang.

Berkumur dengan teh hitam selama 30 detik setiap tiga menit, selama lima kali berturut-turut akan menghentikan pertumbuhan bakteri mulut dan produksi asam yang menyebabkan gigi berlubang.

Sering minum teh ternyata sangat banyak manfaatnya bagi kesehatan kita selain 5 Fakta manfaat minum teh diatas, juga sangat baik untuk kesehatan kulit kita.